Hari ini saya pergi ke kantor Imigrasi Jakarta Selatan di Mampang. Area parkir sangat sempit. Tidak bisa memasukkan mobil ke dalam halaman parkir gedung. Saya kemudian memarkir kendaraan di gedung lain sebelah kanan. Ketika mamasuki area parkir saya ditanya keperluannya. Saya katakan ada keperluan dalam gedung itu. Saya kemudian bisa memarkir diarea parkir. Untuk meyakinkan penjaga saya memasuki gedung itu. Disana saya menuju kamar kecil. Setelah menyelesaikan urusan kecil itu, saya keluar menuju kantor imigrasi.
Di samping kantor imigrasi ada banyak warung makan sederhana. Saya memasan gado-gado. Menikmati gado-gado yang enak rasanya itu saya dikagetkan oleh beberapa benda keras. Dalam kunyahan gado-gado saya ada bebeapa pecahan beling berwarna putih. Saya begitu cemas dan menyampaikan pada penjual gado-gado. Dia minta maaf untuk itu. Ternyata kalau saja saya tidak awas mungkin usus saya harus bekerja ekstra sampai untuk mencernakan pecahan kaca. Dan masih ada urutan cerita susulan berbiaya tidak seimbang gado-gado berbumbu beling yang saya bayar Rp. 9.000,- Itulah makanan rakyat.
hyahaha itu tempat emang ajaib…
udah jelas banyak orang yg perlu ksana tapi ga dilengkapi sama halaman parkir yg layak. paling males kalo mesti lewat daerah situ siang-siang. untung parkir motornya masih lumayan
By: edy on July 2, 2008
at 10:17 am