Tadi pagi saya bangun dengan agak berat. Waktu di kampung saya mendapat diagnosa mengalami tekanan darah tinggi. Tidak tanggung-tanggung dokter wanita cantik yang bertugas di Danga, Mbay itu memberi penjelasan bahwa tekanan darah saya 200/90. Celaka. Saya terus bercanda. Sebelum ke dokter saya mengalami lengan saya sangat sakit. Selama 3(tiga) malam saya sulit tidur. Mulanya saya ingin tinggal lebih lama di kampung. Tetapi karena kurang sehat saya segera kembali ke rumah di Jakarta. Dan sekarang syukur membaik.
Kepada semua teman bloggers saya mengucapkan selamat jumpa kembali. Selama di kampung komunikasi dunia maya merupakan hal yang sulit. Jangankan internet, surat kabar dan televisi merupakan barang langka. Pasti bisa dibayangkan keterpencilannya. Transportasi masih memakai bis kayu. Mobil truck yang dijadikan kendaraan angkut manusia dengan memasang papan untuk tempat duduk. Kenyamanan menjadi urutan terbawah. Yang paling tidak nyaman adalah urusan naik dan turun dari kendaraan teristimewa bagi orang yang berusia lanjut. Dan kesulitan juga bagi ibu-ibu yang memakai kain sarung. Masih banyak masalah tetapi kita jangana jadi bangsa pengeluh. Kita harus jadi manusia yang berbuat dan berbagi serta terus berjuang.