Posted by: atakeo | February 8, 2008

GALIAN TANAH

Semua orang pernah melihat kalau orang menggali tanah. Pada saat menggali lubang orang mengeluarkan sesuatu dari dalam. Untuk mendapat ruang yang kosong g harus ada yang dikeluarkanatau dipindahkan. Hasil dari kegiatan gali adalah lubang atau ruang yang terbuka dan tumpukan hasil dari galian. Jumlah tumpukan tanah tergantung dari berapa besarnya lubang yang kita inginkan. Isi yang kita keluarkan sama seperti ruang yang kita hasilkan.

Pernahkan anda menimbuni kembali lubang yang sama dengan hasil galiannya. Peristiwa ini biasa kita lihat kalau orang menguburkan jenazah. Lubang makam yang kosong setelah disemayamkan jenazah akan ditutupi tanah. Ketika seluruh lubang makam ditutup maka ada sisa tanah yang tidak bisa kita masukkan kedalam makam. Sisanya biasa ditimbun diatas makam menjadi gundukan.

Gundukan tanah akan selalu ada juga pada saat kita menutup lubang yang sama dengan tanah yang sama tanpa kemasukan sesuatu. Selalu ada sisa diatasnya. Artinya lubang yang kita gali menjadi tidak cukup untuk menampung seluruh galiannya.

Dalam kehidupan kita banyak hal terjadi demikian. Kita mengeluarkan ide-ide kita. Ide kita mungkin dianggap biasa saja. Pada saatnya hasil galian ide kita terkadang tak terserap lagi oleh tempat dalam kepala kita. Pikiran yang sama tidak lagi menampung hasil gagasan itu. Syukur kalau galian ide kita baik. Tetapi kalau galian kita jelek akan berakibat lebih parah bagi daya tampung otak dan nalar kita.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: