Posted by: atakeo | February 28, 2008

MEROKOK

Saya masih ingat ketika kelas satu SMP. Saya berlibur di kampung. Dan pada hari Sabtu, adalah hari pasar di di wilayah Kecamatan kami. Di pesisir selatan kabupaten Ngada ada pasar Hari Sabtu di Maunori dekat desa kami, hari Senin di Mauponggo pusat kecamatan kami di sebelah Barat. Dan Kamis di Nangaroro kecamatan sebelah Timur. Pada hari Sabtu saya bertemu dengan saudara saya Bartholomeus Uma. Dia SMP di Maunori dan saya di Todabelu. Saya ketemu di pasar itu. Saya belikan satu bungkus rokok, saya masih ingat mereknya PIKUL PADI. Pasti merek yang tidak terkenal hanya dijual di desa terpencil. Desa kami memang terpencil. Saudara saya membawa rokok itu ke sekolahnya. Dan guru menemukannya. Guru desa biasa mendidik dengan memukul. Maka saudara bagaikan disambar petir, pipinya kena tampar. Guru menghardiknya sambil bertanya macam-macam. siapa yang beli, apakah kamu sudah punya uang cukup. Maklum waktu itu orang susah bayar uang sekolah.

Ayah saya perokok berat. Tetapi saya bersama saudara saya sekandung tidak seorang pun merokok. Saya menyebut sekandung karena saya juga punyan saudara seayah tapi lain ibu. Ibu kami meninggal ketika kami masih kecil pada usia SMP. Bapak kawin lagi dan punya beberapa anak. Jadi tidak sekandung. Dari kandungan yang kedua ini ada yang merokok berat. Wah.. Tapi adik saya tahu adat. Tidak merokok depan kami abangnya. Dan kalau merokok keluar dari rumah. Biasa di bawah pohon rambutan depan rumahku.

Ada yang bilang merokok itu bakar duit. Enaknya dimana? Tidak jelas. Ini sama dengan pertanyaan  mana enaknya minum bir yang saya sendiri suka setengah mati. Sudah baunya kaya kencing kuda dan busuk tapi katanya enak. Ya memang enak untuk saya dan yang lain. Tetapi bagi yang lain, wah…bm… bauuuu. Membayar rokok atau membayar bir sama dengan buang duit. Mendingan tidak merokok atau tidak minum bir biar simpan duit. Tapi ingat tidak ada cerita bahwa yang bakar duit dan kencing duit jadi lebih miskin.  Sama kerenya. Karena yang tidak merokok dan tidak minum juga kere.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: