Posted by: atakeo | April 10, 2008

Luhur dibalik Kerudung

Malam itu akhirnya saya terdampar di rumah kediaman para suster Puteri Reinha Rosari di daerah Ciracas, jakarta.  Malam agak larut lewat jam 22.00. Hujan rintik-rintik. Suster Flora asal Mauponggo saya kenal tapi tidak dekat. Dia seorang biarawati yang jadi kepala rumah, kata orang biarawati dia  ibu rumah(muder/mother). Dalam acara misa genap satu tahun meninggal ibunda Yacob Nuwa Wea dan adiknya Yosep Wilhem Lea Wea yang jadi tokoh politik ada banyak orang hadir ditengah hujan. Termasuk dua suster PRR. Saya akhirnya menawarkan kebaikan untuk antar suster  ke rumah mereka. Suster Flora yang  orang Nagekeo itu kalau mengendarai sepeda motor kaya preman kota. Besar nyalinya. kata suster yang menumpang di mobil saya: ” saya takut ka, itu suster Flora kalo bawa motor larinya kencang-kencang.” Dan  benar suster sudah tiba lebih dahulu  di rumah.

Sepanjang jalan suster cerita macam-macam. Tentang Gabriel Manek dan kesalehannya yang membawa kesembuhan bagi para pendoa dengan perantaraannya. O ya, yang namanya Gabriel Manek itu adalah seorang uskup asal Lahurus Timor. Dia meninggal di Amerika. dimakamkan disana. Tetapi aneh bin ajaib setelah puluhan tahun ketika digali kembali putera unggul tanah Timor dan Indonesia itu masih utuh.  Juga ada cerita tentang Maria menangis darah. Ada Salib Yesus di pohon kelapa.  Saya manggut-manggut ya dan heran. Ajaib.

Di rumah kami bertiga bercerita dan omong-omong. Sambil sesekali saya menengok salah seorang  suster sudah tertutup kelopak matanya, ngantuk. Saya akhirnya pamit dengan janji.Saya berjanji mewartakan pengabdian mereka.  Mereka mempunyai cita-cita mulia. Mereka membantu anak-anak tak punya.  Mereka mengontrak rumah. Ingin membeli supaya mereka bisa berbuat lebih banyak tapi seperti khayalan karena tidak punya uang. Saya menyebarkan hasrat mereka dan kebutuhan anak-anak asuh para suster sederhana ini.  Warta pertama ini saya sampaikan pada keluarga dekat saya. Tetapi saya harap kelak bergaung lebih kencang  dan mengembalikan gema berupa derma. Mungkin ada yang ingin berderma, tetapi tak tahu kemana anda ingin menyalurkan berkat dan mencari rahmat. Boleh juga itu.

 

 

 


Responses

  1. Sebuah kebaikan pasti akan mendatangkan kebaikan oleh kebaikan dan untuk kebaikan,,’
    heheh
    makasih dah mampir,,
    yuk temen2 mampir tempatku


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: