Posted by: atakeo | May 8, 2008

Bendera Indonesia Berubah Warna

Merah Putih warna bendera kita. Bendera baru berarti kalau dia berkibar atau dikibarkan. Kalau tidak dia menjadi sepotong kain berwarna putih dan merah tak berarti. Lihat saja bendera merah putih milik kita yang ada di rumah. Kita hanya kibarkan pada hari raya kemerdekaan. Kalau tidak kain itu tidak ada beda seperti baju bekas pakai atau kain lap yang disimpan atau terkadang dibiarkan tergantung tak terurus.

Ketika pasokan kedele dari luar negeri seret, kita sadar Indonesia raya krisis. Karena tempe makanan orang paling sederhana tidak tersedia. Ini sungguh bahaya. Orang mulai meragukan kredibilitas pemerintah yang tidak mengantisipasi masalah ini. Kalau makanan orang yang paling sederhana saja kita sulit, maka ini berarti Indonesia kita krisis. Karena orang sederhana dan super sederhana adalah bagian terbanyak dari bangsa ini. Lalu orang mulai cari legitimasi bahwa tempe itu bagian dari budaya dan karena itu perlu dipertahankan. Pemerintah dikritik. Tempe naik daun. Dia melambung tinggi bukan saja harga tetapi perhatiannya. Kita jadi sadar tempe itu juga kita import bahan bakunya. Bahan bakunya adalah kedele. Kedele ditanam di tanah. Kita juga punya tanah luas. Tetapi kita kurang menanam. Tergantunglah kita pada bangsa lain. Bendera kapal mereka berkibar mamsuki perairan kita membawa bahan baku kedele.

Kapan bendera Indonesia kita berkibar membawa barang kita ke luar negeri? Barang kita barang buatan Indonesia pasti di bawa juga ke luar negeri. Kita punya hasil industri seperti pakaian jadi. Tetapi kita pakai kapal asing. Bendera Luar Negeri.

Ada barang kita seperti mesin mesin industri kecil bahkan mesin-mesin perangko buatan Indonesia dikirm ke luar ngeri. Tetapi kita juga menitip barang melalui kapal bendera luar ngeri. Yang lebih menyesakkan kita seperti kata seorang  pengerajin pembuat berbagai mesin, bahwa mesin  buatan pinggiran kota Jakarta ini banyak yang dikirim ke luar negeri. Tetapi itu hanya numpang lewat. Barang kita berikibar di kantor-kantor para trader. Disana barang-barang ini diberi merek asing. Produk Indonesia masuk lagi ke negeri tempe ini Barang- barang Indonesia  dimuat dalam kapal dengan  bendera warna tidak merah dan putih. Ada yang masing mengenal barangnya. Itu barang Indonesia. Tetapi bendera warnanya sudah berobah. Untuk barang Indonesia dibawa dengan kibaran bendera yang sudah berobah warna. Indonesia… indonesia… tempe diangkat harkatnya, martabat  dan ekonomi bangsa kita dijajah. Kita hanya punya tanah, tetapi bukan tuannya.


Responses

  1. Saya juga bermimpi kapan hal demikian akan terjadi… 😐

    Eh, betewe, makasih udah mampir di blog saya🙂

  2. harapan kita banyak terhadap indonesia sampe sekarang…
    tanpa menafikan kita sudah mengibarkan bendara kita… tapi memang masih butuh banyak bendera untuk dikibarkan di negara2 lain😀

  3. @alex>: Yakin kita bisa. Sadarkah kita?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: