Posted by: atakeo | June 3, 2008

Teror Di Tengah Kita

Bagaikan disambar gledek. Indonesia kaget. Mengapa tidak. Masyarakt bangsa ini dibuat hingar bingar dan porak poranda harga dirinya. Petir, gledek itu adalah EFPEI. Seperti nama angin tornado ganas, lebih ganas keganasan benda angkasa untouchable creature EfPeI. Saya sampai tulis namanya saja bingung. Karena makhluk ini bersorban berjubah putih dengan gadah di tangan. Cara bicara dan berpenampilan khas sebagai penjaga agama. Laksana Melaekat Maut dengan sangkakala di akhir jaman. Edan.

Ketika kita berbicara dan berusaha menyepakati kesatuan semua umat, tatkala orang berwacana tentang sebuah peradaban baru dengan penekanan pada hak asasi, kesetaraan, keadilan dan menghargai keragaman, kita kedatangan makhluk berhati hitam berselubung jubah dan sorban putih.

Teror (terrere, tremble) menakutkan, menggentarkan. Kita semua seolah dalam ketakutan luarbiasa. Terancam dan tak nyaman. Ada tindakan kasar merebak di mata bangsa ramah in. Makhluk aneh dan tornado ganas itu bernama FPI/EfPeI atawa apalah itu.

Aku masih ingat ketika sering ada demo dari makhluk sama ini di Jakarta, pemirsa asing dikampungnya menanyakan saya yang sedang naik taksi. Kamu Islam. Saya tanya kenapa? Islam itu terorist. Kesan ini saya dapatkan ketika naik taksi di Korea Selatan tepatnya di Busan. Siapa yang salah dalam hal ini. Siapa yang menciptakan gambaran wajah buruk bangsa ini. Mereka menyaksikan sorban dan jubah putih dengan tongkat bambu di tangan. Dan kini kembali tampil setelah sekian kali wajah bersorban dan jubah putih mencirikan kekerasan dan kebrutalan. My God!!

Mengapa jawaban para aparat dan penguasa mengambang seolah memberi peluang. Kehadiran ormas harus memberikan manfaat bagi bangsa. Kalau hanya menjadi biang buruk, mengapa dipertahankan. Api yang sedang menyala dan akan terus membara. Kalau hanya setengah dipadamkan akan segera membara bila anginnya ada. Tak ada yang lebih layak untuk menghapus, mematikan api ini. Ini api terorist FPI. Ada teror di tengah kita.

What is the blessing of this fact? You our God, the Only God know. God Bless our beloved country.


Responses

  1. Iya saudara atakeo, saya juga menyesalkan tindakan FPI yang termasuk tindakan melanggar hukum. Di samping itu saya juga berpikiran bahwa hal ini adalah reaksi dari kurang tegasnya pemerintah menyelesaikan kasus Ahmadiyah. Menurut saya, Ahmadiyah bukan perkara soal kebebasan agama, karena Ahmadiyah menodai agama Islam. Jika saja mereka mau mengaku sebagai agama bukan Islam, kami akan menghargai, karena dalam Islam: Tidak ada paksaan dalam memeluk agama. Bahkan pada zaman Salahudin Al-Ayubi, umat Nashrani merasa nyaman dipimpin beliau. Dahulu setelah Nabi Muhammad SAW wafat, juga pernah muncul nabi palsu.
    Semoga semua pihak bisa menemukan titik temu yah untuk mewujudkan Indonesia Bangkit!

  2. eksisnya preman, itu sudah biasa. apalagi dalam keadaan ekonomi susah. tapi kalau sudah ‘memelintir ayat-ayat suci dan membawa2 nama sang pencipta untuk kepentingan sendiri’, itu namanya edan tenan.

    anehnya, kok ya tidak dibubarkan? coba kalau sniper2 dikerahkan seperti jaman2 dulu, pasti ormas preman bakalan melempem tak berkutik.

  3. @fiqihsantoso et munggur: Saya tidak berteriak atas nama saudara sebangsa yang menganut Ahmadiyah. Seperti semua agama ada saja alairannya. Dan saya hanya tahu sebatas kata tetapi tidak paham seluruh kebenarannya. Kalau memang Ahmadiyah menodai agama Islam, seperti banyak alairan agama Kristen yang ternodai oleh kesesatan atau aliran Hindu Budha punya sejulah aliran, Shinto Jepang juga sama. Perangi kesesatan tetapi jagalah keutuhan martabat dan keutuhan bangsa.

    Hal premanisme adalah produk dari suatu keadaan. Kita sadar. Jangan sampai kita membasmi preman dengan mengorbankan desa. Urusan lakskar pembela agama dan semua sebutannya, sadarlah cara premanisme hanya membuat agamamu tidak terbelakan. Anda hanya membuat orang terbelalak mata dan bertanya ini pengikut agama mana? Pertanyaan susulannya adalah apakah kita dalam agama yang sama atau berada di luar sana?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: