Posted by: atakeo | June 10, 2008

Noda Tidak Selalu Hitam

Orang Melayu punya pepatah nila setitik rusak susu sebelanga. Nila adalah jenis tumbuhan perdu. Daunnya sebesar daun kelor. Apabila air direndam dengan daun nila beberapa hari, maka warna air menjadi biru pekat. Air nila biasa digunakan untuk pewarna benang sebelum ditenun atau kain putih untuk mendapat warna yang diidamkan. Ini yang namanya vegetable dye. Pencelupan warna tumbuhan asli.

Setitik noda nila diatas wadah putih akan sangat jelas dan mengurangi nilai dari barang tersebut. Kotoran itu selalu kelihatan. Hitam selalu identik dengan noda atau nilai yang rendah. Kita juga biasa mendengar kambing hitam. Orang yang disangka salah. Ada juga kuda hitam, penantang yang tidak diunggulkan. Ada daftar hitam untuk orang yang tidak dipercaya.

Perusahaan kami pernah diklaim karena produk kami telah memberi noda putih pada barang milik pembeli kami. Kami memproduksi kantong plastik. Didalam kantong plastik produksi kami ternyata ada debu halus berwarna putih. Kertika produk pakaian jadi berwarna hitam dimasukkan kedalam kantong plastik, akan kelihatan debu putih diatas dasar hitam. Busana ternoda. Ternyata noda bisa juga berwarna putih. Putih atau warna apa saja bisa dianggap sebagai noda. Tetapi mengapa noda selalu dikaitkan dengan warna hitam?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: