Posted by: atakeo | August 22, 2008

Merayakan HUT Kemerdekaan Dan Budaya Korupsi

Tanggal 17 Agustus 2008 jatuh persis pada hari Minggu. Hari itu saya sedang berada di kota Ende, tempat di pelosok pulau Flores. Ende menjadi tercatat dalam sejarah perjuangan kemerdekaan karena Soekarno, Proklamator kemerdekaan pernah diasingkan di sana. Sudah begitu banyak kali saya berada di kota ini tetapi saya tidak pernah merasa butuh menengok tempat bersejarah itu. Dan juga pada hari saya berada di Ende, tidak sedikitpun saya merasa istimewa pada hari bersejarah itu. Itulah hari ulang tahun Kemerdekaan RI.

Tadi malam saya keluar rumah untuk suatu keperluan. Disalah satu gang Rukun Tetangga kami, yang lokasinya berdekatan dengan asrama KOPASUS, Cijantung, Jakarta tengah dibangun satu panggung sederhana. Dibangun untuk merayakan sukacita kemerdekaan. Biasanya panitia mengumpulkan uang dari warga untuk perayaan ini. Hari ini tanggal 22 Agustus 2008 warga RT akan merayakan HUT kemerdekaan bangsa Indonesia.

Semalam saya bertemu teman-teman yang sedang menyiapkan panggung. Saya akhirnya kembali ke rumah bersama salah seorang warga yang sekretaris RT. Dia mengeluh tentang biaya yang terus membengkak untuk acara ini. Dia baru saja menyatakan beda pendapat dengan ketua panitia gara-gara biaya. Perayaan pasti terus dirayakan. Ada biaya untuk sebuah kegiataan. Di acara paling sederhana ini uang tetap memegang peranan. Itu memang sewajarnya. Tetapi yang jadi sorotan adalah budaya mengambil dan menggunakan uang. Di kegiatan paling sederhana di masyarakat akar rumput pun korupsi tetap jadi gunjingan. Korupsi artinya busuk. Kebusukan seharusnya identik dengan kejahatan. Dari pada berburuk sangka saya menghibur diri melihat korupsi sebagai budaya. Itu nyata di RT saya bila ada perhelatan dan ketua dipegang oleh yang tidak punya moral dan tanggungjawab. Penyelewengan biaya adalah hal biasa. Yang luar biasa adalah sikap kita yang sok moralis menilainya.


Responses

  1. masih aja dana buat acara agustusan di korup juga,hehehehe..
    slmt mlm,mas.

    <Ada kesempatan untuk kreasi budaya termasuk korup itu tadi…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: