Posted by: atakeo | August 26, 2008

Yang Langgeng adalah Yang Berubah

Pagi ini saya didatangi seorang tetanggaku. Dia baru saja pindah kontrak di wilayah RW kami. Dia berada di RT lain tetapi dekat dengan RT kami. Sebagai sesama beriman dia terdaftar dalam lingkungan kerukunan kami. Dan saya kebetulan pengurusnya. Dia membuka sepatu mengkilat yang dipakainya. Menaruh tas di atas meja bulat di depan teras rumah kami. Dia duduk di bangku panjang dengan dudukan dari papan berbentuk balok kecil bertopang kaki besi tuang. Dalam suara lirih dia mengatakan dia ingin meminta pastor memberikan dia pekerjaan di pastoran. Rumah saya hanya berjarak kurang dari 100 m dari gereja dan rumah pastoran. Dia menyusul dengan penjelasan bahwa dia bisa bantu apa saja di pastoran atau jadi pekerja di sekolah. Dan kalau mungkin dia ingin ke KWI (Kantor Wali Gereja Indonesia) di Cikini minta direkomendasi untuk kerja di Luar Negeri. Semua pertanyaan dan penjelasan aneh buat saya.

Dia seorang pensiunan Pertamina katanya. Dia beristeri anak dan isterinya berada di Bitung. Dia hidup sendiri di rumah kontrakan. Ketika saya menyinggung tentang pensiunannya, katanya dia sudah mengambil uang pensiunan dalam jumlah besar dalam bentuk pinjman, sehingga sisa pensiunan terlalu seikit untuk hidup.

Dia mengaku dia pernah menjadi pelaut. Ingatan saya langsung tertuju pada sejumlah pelaut yang saya jumpa. Mereka bertemu saya dengan membawa kisah gemerlap masa lalu. Dan saya berhadapan dengan seorang bermasa lalu jaya dengan masa depan muram. Beberapa mengaku kapten kapal, yang ketika melego jangkar di negeri orang, mereka bagai presiden sebuah negara adikuasa. Mereka penentu kebijakan sambil membawa bendera bangsanya.

Kembali ke bapa, tamu dan teman seiman saya. Dia adalah manusia masa lalu. Saya coba mencari hikmah berkaca dalam bayangan suram hidupnya. Dia bisa menjadi gambaran lusuh masa depan saya juga. Dia bisa jadi suntikan penyegar yang membuat saya sadar bahwa dunia ini sementara. Tidak ada yang abadi. Karena yang langgeng hanya perubahan. Dan hanya dua macam perubahan buruk atau baik. Semua orang mengharapkan yang lebih baik. Dan saya juga mengharapkan itu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: