Posted by: atakeo | August 30, 2008

Aku Masuk Kerja Sabtu Ini

Biasanya hari Sabtu saya tidak masuk kantor. Saya mempunyai alasan untuk disampaikan pada bos saya. Ini hari sosial. Begitu sering hari Sabtu ada kegiatan sosial. Banyak pesat nikah atau acara piknik bersama pada hari Sabtu. Tidak ada keputusan resmi tetapi bos saya dan sesam rekan yang lebih muda memaklumi.

Hari ini saya masuk. Ini hari adalah hari kerja terakhir menjelang bulan suci Ramadhan. Saya biasa mengumpulkan karyawan dan memberikan sedikit wejangan sok suci. Saya tidak banyak paham tentang agama. Tetapi kalau urusan menasehati biasanya lebih mudah. Tahun ini sedikit beruntung, ada hari Minggu sebagai hari baik untuk persiapan hari pertama puasa. Jadi tidak perlu ada hari pendek untuk pulang cepat.

Jakarta siang ini hujan cukup lebat. Suara gaduh di pabrik kami yang beratap seng. Bagi karaywan pabrik hal ini tidak mengganggu. Semua bekerja seperti biasa.

Tadi ketika saya masuk ke pabrik, rekan saya yang orang Korea sedang duduk disamping seorang karyawati perempuan. Ada suasana romantis antara keduanya di ruang sempit. Ketika saya datang dan memberi salam, teman Korea merasa teramat kaget. Tetapi dengan mengendalikan diri dia menjawabi saya. Saya segera menutup separuh pintu kamar kerja saya agar tidak melihat pemandangan aneh itu. Kemudian bos Korea saya memasuki kamar dan menanyakan saya apa ada sesuatu yang istimewa hingga masuk hari Sabtu. Saya tidak sempat menjawab karena merasa aneh juga. Saya pikir apakah dia tidak suka saya masuk pabrik. Belakangan kami bicara tentang beberapa hal, sebuah diskusi selingan yang terpaksa dan sangat mengganggu komunikasi rapat antara kedua insan. Saya harus membedakan urusan usaha dan urusan pribadi.


Responses

  1. Saya temani yah?

    Saya sering sekali berkata kata yang tidak semuanya indah, kadang saya salah, mungkin riya, mungkin sedikit dusta … dan saya mohon untuk dimaafkan segala kesalahan saya yah🙂

    Minal aidin wal faidzin … maafkan saya lahir dan batin karena beginilah kewajiban kita sebagai hamba untuk meminta maaf dan memberi maaf.

    Rindu [a.k.a -Ade-]
    @ selama hayat dikandung tubuh, tak ada yang sempurna utuh. Khilaf dan salah selalu ada. Sama sama saling maapin biar dibukakan jalan penuh berkat kelak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: