Posted by: atakeo | October 22, 2008

Membaca itu Menghidupkan Waktu

Waktu itu saya dan teman-teman duduk di ruang tunggu guru kami Frederik Braun, bekebangsaan Jerman. Kami diminta menemani dia mengukur jarak dari mata air ke asrama kami. Semuanya dalam rangka memperbaiki dan menggganti pipa air. Kami bertiga duduk menunggu guru kam, yang masih lama sibuk dan belum keluar dari kamarnya. Ketika dia tahu bahwa kamai sudah lama menunggu, dia menegur. Kenapa kamu hanya menunggu saja. Kamu membunuh waktu. Kamu hidup boros. Bayangkan berapa jam telah kamu buang. Tiga orang kali tiga puluh menit jadi berapa menit yang kamu bunuh. Kamu habiskan tanpa arti. Itu namanya memanfaatkan waktu bukan membunuh waktu. Kamu harus membaca.

Ketika sudah di kota jakarta, saya bertemu dengan seorang imam Katolik yang begitu sibuk. Dia menghabiskan banyak waktu mengunjungi dan memimpin ibadat di rumah warga binaannya. Ketika kebetulan saya menunggu dirumahnya, dia mengatakan aduh saya belum isi tanki. Dia belum menyisihkan waktu untuk membaca buku.

Membaca itu penting. Karena tanpa membaca otak kita akan menjadi seperti tong kosong. Membaca memberikan asupan gizi otak kita sehari-hari. Membaca itu seperti mengembara mencari pengalaman. Karena melalui membaca kita mengenal dan mengetahui banyak hal. Membaca ibarat berguru. Kita belajar dari orang cerdik pandai yang menulis dan membagi ilmunya bagi kita.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: