Posted by: atakeo | October 29, 2008

Senyum Bayi Montok, Bisnis dan Pinjam Uang

Gara-gara senyum seorang anak berusia setahun dalam gendongan, bapak itu akhirnya memasuki pagar rumah kami dan duduk diteras. Isteri saya langsung menggendong anak laki kecil dan membawa ke rumah. Dan kami duduk diteras rumah kami. Diteras ada meja bulat kecil dengan dua kursi bersandaran setengah lingkaran. Sebelh kiri ada kursi kayu panjang. Kaki kursi berupa irisan batang kayu yang dibuat rata bagian bawah untuk bisa menapak lantai yang rata. Dudukan dan sandaran terdiri dari papan-papan kecil semuanya sengaja dibuat tidak rata dan halus. Kesan sangat alami terbuat dari kayu rambesi, yang biasa digunakan untuk bantalan kereta. Disisi yang lain ada kursi dari besi tuang dengan dudukan dan sandaran bilah kayu kecil.
Anak kecil adalah cucu dari teman bicara saya. Teman bicara dan tamu saya dalah orang Betawi yang pernikahan kandas karena salah pilih isteri. Dan cucu ini berasal dari anak puterinya yang masih sangat mudah berkencan dengan pemuda sebaya yang masih anak-anak. Tamu saya pak Makmun bekerja di perusahaan gula cair, yang terbuat dari singkong. Dan kami ngobrol tentang singkong. Saya katakan singkong di kampung saya Mauromba, Kecamatan Keo Tengah diwilayah Kabaupaten nagekeo (Flores)  sebagian untuk pakan ternak. Tak dihargai. Akhirnya saya usul untuk bisa bertemu bosnya. Mungkinkankah dia mau investasi di kampung saya? Dan kami sepakat untuk bisa kunjungi pabriknya pada Sabtu mendatang.

Keesokkan harinya, yaitu pagi ini dia datang lagi ke rumah kami.Dia bawa satu botol contoh gula cair dan segera kembali. Sekitar 20 menit kemudian dia datang lagi. Kami duduk dan isteriku menyuguhi kopi. Dia mengatkan bahwa dia sudah bicara sama bos. Dia mau kerja sama kalau lahan singkong sekitar 100 ha. Saya mengatakan siap 20 ha lahan. Kalau dia minta 100 ha saya bilang bisa saja. Dalam benak saya di Mbay Nagekeo ada lahan kosong sekitar 10-20 ha. Selain itu kalau benar ada kebutuhan seluas itu, inventarisir semua lahan orang kampung, kemudian disuruh mereka menanam singkong. Pasti bisa memenuhi kebutuhan ini. Saya semakin pingin menjumpainya. Siapa tahu saya bisa membawa investor ke desaku.

Tamu saya masih katakan ada satu hal lagi. Kalau bos ada minat ada orang jual motor untuk menikahi anaknya. Honda Kharisma tahun 2005. Saya tidak tahu type kendaraan. Tetapi saya tahu ada kerabat saya yang ingin membeli kendaraan. Isteri saya menghubungi orang yang membutuhkan. Selesai pembicaraan Honda tamu saya dengan agak sungkan mengatakan : bos bisa bantu nggak?’ Dia mau pinjam uang. Saya sudah tahu banyak info bahwa dia termasuk orang yang seing pinjam uang tetangga. Saya menjawab bahwa saya tidak punya uang. Orang hanya saling memandang, saya sebetulnya berkekurangan kataku. Dia sedikit menenangkan diri, membiarkan cangkir berisi kopi susu dan pamit.


Responses

  1. Masalah pinjam-meminjam uang memang masalah yang sangat pelik. Dikasih terkadang memiliki resiko tidak kembali, dan tidak dikasih terkadang bikin orang kecewa…😦 hmm… serba salah. thanks

    @yulism: Benar di kecewa. Sepeda motor yang ditawarkan tak diminati. Kebanyakan bagian sudah diganti atu agak rusak. Harga dimark-up juga. Lalu dia mengusulkan barang miliknya sendiri dengan sistim over kredit. Kerabatku memilih beli yang baru.
    Dia tidak datang lagi Sabtu sesuai janjinya untuk mempertemukan saya dengan bosnya. Mereka memproduksi gula cair dari singkong, yang saya minati untuk memperkenalkan dengan petani Flores.

  2. Dapatkan Hingga US$ 5.00 Setiap 30 Detik Melihat Iklan yang Di Klik, dan Dapatkan US$ 5.50 per Member yang Mendaftar Melalui Link Affiliasi Anda . DAFTAR SEKARANG JUGA Klik http://www.clixsense.com/?2622662


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: