Posted by: atakeo | May 28, 2009

Surya Tidak Selalu Benderang

UMUM 251

Kembang kaktus mekar segar dibagi dan malam hari. Justru di kala sang surya terbenam mereka menikmati sukacita. Dalam kekelaman mereka bersyukur.

 Ketika aku membuka komputerku dan membuat catatan ini yang teringat adalah bahwa aku kurang bersyukur atas semua yang telah kuraih. Karena memang saya rasa hari-hariku seperti tidak banyak berarti lagi. Aku lewati hari-hariku dengan bertemu teman-teman tetapi semuanya dirasa biasa saja. Tak ada greget. Tidak ada semangat yang luar biasa.

Semangat hidup kata orang itu seperti api yang dinyalakan pada lilin. Bila api itu tidak ada , maka lilin kehilangan makna. Dia hanya sebuah benda yang tidak bermanfaat. Apakah api semangat itu sudah mulai menurun dalam ragaku? Boleh jadi. Semua bisa terjadi karena mungkin  rencana-rencana bagusku belum tergapai. Ada jurang antara ide, cita-cita dan pencapaian.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: